Beranda > Cerita > Selepas Pantai Nan Elok

Selepas Pantai Nan Elok

 

gmbrLiburan semester dua yang panjang bener, hampir dua bulan . Tidak terbiasa libur kelamaan, biasanya paling lama cuma dua minggu. Maklum baru masuk kuliahperdana jadi mahasiswa baru. Biasanya kalau cuma dua minggu buat bersih-bersih rumah atau bantu orang tua cukup, ada sisa paling tiga sampai empat hari. Nah, kebetulan banget ini diajakin temen-temen buat maen ketempat wisata di daerah Bantul. Kalau tidak salah hari Sabtu, rencana berangkat pukul 08.00 dari kampus. Pukul delapan kita sudah sampai tapi kenapa yang lain belum pada sampai? Kebiasaan ini pada telat, eh ternyata benar yang lain datang pukul 08.30. Dengan panduan short message send (SMS), akhirnya kami berempat sampai dirumah salah satu temen, ya kira kira pukul 9.30. Lucunya tadi pas di jalan ada sedikit masalah teknis ( ada teman yang tertinggal jadi nungguin deh, hahahahaha)

Sejenak kami istirahat diteras, duduk sambil ngobrol-ngobrol kelucuan dijalan. Tadi itu lho ada yang ketingalan, ternyata gara gara tidak bisa menyamai kecepatan motor, padahal cc motornya lebih besar lho. Biasa kalau teman-teman pada banyolan, sambil ketawa-ketawa. Depan rumah teman yang satu ini rupanya ada pohon rambutan dan masih ada sisa buahnya. Wah, menggoda sekali. Tidak lama sisanya kami rampok, tapi tidak mudah soalnya pakai ada acara berebut sama semut, hehe. Rambutannya manis lhooo. Setelah agak lama akhirnya kami meluncur ke pantai. Katanya sih pantainya masih asri dan belum terjamah. Dengan dua motor sudah cukup, soalnya kami berboncengan.
Gara-gara tidak tahu jalan, ada yang dibelakang teman yang pegang stir (alias bonceng, hahaha). Jalannya sudah aspal tapi sekitarnya masih asri, karena masih termasuk di desa. Tidak berselang lama, kira-kira 30 menitan, kami sampai tujuan.That’s true, bener banget tempatnya masih asri dan dalam tahap pembangunan fasilitas pendukung. Banyak pohon cemara ternyata, pantesan aja disebut pantai goa cemara. Setelah parkir, kami berempat mulai keliling. Terlihat sekeliling, memang masih belum terjamah banyak orang. Sebelum sampai ke pantai banyak kali pohon cemaranya? Alamak, jadi sebelum sampai kepantai kami foto-foto di bawah pohon cemara. Sesampainya dipantai, sejuk, asri, dan indah banget tapi sayang panas. Ada yang main air laut, seru liatnya. Eits, tapi ada yang tidak main, soalnya takut hitam. Katanya udah hitam nanti tambah hitam (hahaha).

Kemudian diajak teman ke mercusuar. Katanya disana pemandanganya ngena. Kami kembali ketempat parkir, lokasinya tidak jauh tapi kalau jalan ya lumayan gempor. Kira-kira 30 meteran kami sampai depan mercusuar. Bermodalkan uang 5000 rupiah kami diperbolehkan naik.Kasat mata sih tidak terlalu tinggi cuma 10 lantai. Kami berempat naik, sambil agak menahan nafas (soalnya bau kotoran kelelawar, hehe). Baru nyampe lantai tiga salah satu temen sudah nyerah, katanya tidak berani, kembalilah dia ke bawah. Kami bertiga lanjut sampai ke lantai 10, dengan rasa gemetar namun takjub (woow, subhanallah) pemandangannya indah sekali. Kami bisa melihat lepas pantai dan sekitarnya. Kami cukup lama diatas melihat pemandangan dari mercusuar, tidak lupa foto-fotonya. Setelah dikira puas kami pun kembali turun dan bergegas pulang karena jam hampir menunjukan pukul dua, sedangkan kami belum sholat dzuhur. Kami sepakat mencari masjid terdekat, kemudian kembali kerumah teman kami. Akhirnya kami pulang kerumah masing masing membawa segudang cerita seru liburan semester dua. Senang hati tapi lelah sangat. 

Kategori:Cerita
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: